BANDUNG – Pemain bintang Bandung FC Lee Hendrie kembali dibekap cedera tidak serius. Hendrie pun tidak nampak pada latihan pagi di Lapangan PPI Bandung, Selasa (22/2).
Menurut pelatih Bandung FC Nandar Iskandar, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu mengalami sedikit masalah pada otot paha. “Ada keluhan di otot paha. Dia (Hendrie, red) bermain sangat bersemangat bagi timnya pada pertandingan beberapa waktu lalu,” terang Nandar saat ditemui wartawan.
Mantan pemain Aston Villa itu juga tidak dapat hadir dalam latihan Bandung FC Senin sore. Nandar mengatakan, absennya Hendrie karena keputusan dokter tim yang menyarankannya beristirahat.
“Hendrie mengalami banyak benturan pada pertandingan yang berlangsung cepat. Saya musti tanya ke dokter untuk mengetahui perkembangannya,” kata Nandar.
Lebih lanjut Nandar menambahkan, pemain andalan Laskar Siliwangi itu akan terus dipantau dalam beberapa hari ke depan. “Saya pikir dia memang harus memulihkan kondisinya terlebih dulu. Kalau jarang latihan tetapi dalam pertandingan dia asal-asalan, itu baru salah,” tandasnya.
Cedera yang dialami pemain bernomor punggung 10 itu bukan kali pertama di Stadion Siliwangi. Usai menghadapi Persema (5/2) Hendrie mengalami cedera paha ringan karena lapangan yang keras.
Pengaruh positif
Kehadiran Lee Hendrie di tengah-tengah skuad Bandung FC memberikan pengaruh positif. Hal itu dirasakan oleh sang arsitek tim, Nandar Iskandar. Meski si pemain dibekap cedera ringan, Nandar menilai pemain bernomor punggung 10 itu selalu menunjukan kelasnya saat pertandingan di lapangan.
Ditemui usai latihan pagi di Lapangan PPI Bandung, Nandar mengatakan, Hendrie merupakan sosok pemain yang diandalkan Bandung FC saat ini mengingat pengalamannya merumput di Liga Inggris. “Saya pikir, salah jika dia (Hendrie, red) tidak ikut berlatih tapi pada pertandingan seorang pemain bisa mempengaruhi tim. Kecuali jika ada halangan pribadi itu hal yang wajar,” ujar Nandar menanggapi pemain kelahiran Birmingham, 18 May 1977 itu.
Nandar menilai, emosi mantan pemain klub Aston Villa itu seolah membuka mata para pemain lainnya saat bermain dalam pertandingan melawan PSM Makassar Sabtu (19/2) lalu. Pasalnya dalam pertandingan tersebut, Lee telah bekerja keras untuk timnya tersebut.
“Lee bermain habis-habisan pada pertandingan lawan PSM. Justru dia membawa hal yang positif ke dalam tim ini,” kata Nandar.
Nandar menuturkan, pemain yang direkrut dari Bradford City tersebut memicu pemain lain saat kondisi tim yang sedang tertinggal. Meski pada akhirnya, Laskar Siliwangi hanya bisa meraih hasil imbang 1-1.
“Pemain lain terbawa atmosfer jika Hendrie bermain maksimal. Justru pemain lain harus malu karena melihat semangatnya yang besar,” tegas Nandar. Selain memiliki pengalaman, keistimewaan Hendrie ialah statusnya sebagai pemain bintang. Namun, Nandar menganggap hal itu tidak benar.
“Dia malah selalu termotivasi agar pemainnya tidak kalah di setiap pertandingan. Nampak jelas, bahwa dia selalu mendorong pemain lain agar mau berusaha keras. Dari beberapa pertandingan dia memang terlihat emosi. Tapi itu dalam hal yang wajar, jika dia salah masih ada wasit yang memberikan hukuman,” jelas Nandar.
Nandar berharap, para Yaris Riyadi dan kawan-kawan tidak mengandalkannya sendiri. Justru Nandar menginginkan agar fighting spirit Hendrie dapat ditiru dengan baik.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 komentar:
Posting Komentar