Persebaya Dibuat Frustrasi Kiper Cendrawasih

Jumat, 04 Maret 2011

SURABAYA - Persebaya 1927 gagal memetik kemenangan di laga kandang Liga Primer Indonesia (LPI). Menjamu Cenderawasih Papua di Gelora 10 November, Persebaya hanya mampu memetik hasil 0-0.

Kiper Cenderawasih Papua Romanov menjadi momok bagi tuan rumah. Sembilan kali melakukan penyelematan penting, kiper asal Rusia ini membuat frustrasi Andik Vermansyah dan kawan-kawan di depan gawang.


Bermain menyerang dan mendapat setidaknya 12 peluang sepanjang laga, ternyata bukan jaminan memetik angka sempurna. Justru tim tamu yang bermodal kiper jempolan mampu membawa pulang satu angka.

Bermain menekan sejak awal, Persebaya dikejutkan peluang tim tamu lewat Marcio Da Silva. Tendangan lurus dari jarak sekitar 30 meter membentur mistar gawang Endra Prasetya. Upaya yang brilian dari Cenderawasih Papua.

Persebaya merespons dengan peluang cantik I Made Wirahadi dan Andik Vermansyah menit 15 dan 18. Sayang penampilan impresif kiper Romanov menggagalkan upaya tuan rumah. Persebaya memegang penuh kendali permainan.

Cenderawasih Papua hanya mengoptimalkan serangan balik via aksi individu Da Silva. Menit 23 Persebaya sebenarnya bisa mengubah papan skor melalui akselerasi bek Otavio Dutra. Sayang bek Brazil ini gagal menyelesaikan peluang kala bermaksud mengcoh kiper Romanov.

Suporter Bonekmania berharap ada campur tangan wasit dengan menunjuk titik putih. Namun tak ada keputusan apa pun, karena memang tak ada kontak fisik antara Romanov dengan Dutra.

Jika upaya tuan rumah dihadang kiper Romanov, peluang Cenderawasih digagalkan nasib buruk. Ya, di menit 43 tercatat dua peluang membentur mistar. Dengan demikian tiga peluang tim tamu semuanya digagalkan mistar. Benar-benar 45 menit yang membuat frustrasi kedua tim.

Babak kedua, tuan rumah tak mengendurkan tekanan ke pertahanan Cenderawasih Papua. Sayang kurang tenangnya penyelesaian akhir sekaligus penampilan memukau kiper Romanov membuat setiap peluang mentah.

Romanov pantas menjadi man of the match. Konsentrasi, refleks serta positioning mantan kiper Timnas Rusia ini sungguh luar biasa. Tendangan model apa pun yang dilepaskan pemain Persebaya bisa diantisipasi dengan sempurna.

Sepanjang laga, tercatat sembilan penyelamatan penting dilakukan Romanov. Padahal sebagian besar peluang Persebaya sangat bersih atau tinggal berhadapan dengan Romanov.

"Kita banyak peluang tapi selalu gagal. Selain kurang konsentrasi, kiper Cenderawasih juga sangat bagus. Tak banyak kiper yang melakukan penyelamatan seperti itu. Saya kecewa tak bisa menang, tapi mau bagaimana lagi," ujar Pelatih Persebaya Aji Santoso seusai laga.

Sementara pelatih Cenderawasih Papua Uwe Erkenbrecker bersyukur bisa mencatat hasil imbang di Surabaya. "Pertandingan yang berat. Tapi hasil imbang sudah cukup bagus," katanya. Laga ini sekaligus menyajikan nuansa baru karena dipimpin wasit asing asal Makedonia, Borka Smokvoski.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com